Ratusan Drum Oli Oplosan Disita Polisi di Kawasan Industri Jatake

E Mei Amelia R – detikNews
Jakarta – Ratusan drum berisi oli oplosan disita aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya. Ratusan oli oplosan itu disita di sebuah pabrik di kawasan industri Jatake di Jalan Industri III Blok F No 12A, Tangerang, Banten.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yan Fitri mengatakan, petugas menggerebek tempat tersebut pada Selasa, 27 Juli lalu. Dua tersangka ditahan dalam kasus tersebut.

“Tersangka atas nama Andrey Thjie dan Petrus,” kata Yan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/8/2010).

Sementara itu, Kepala Satuan Sumber Daya dan Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Eko Saputro mengatakan, modus kejahatan yang dilakukan tersangka adalah dengan mencampur oli siap pakai dengan oli bekas.

“Oli siap pakai dan oli bekas dicampur menggunakan bubuk bleaching dan serbuk gergaji kayu,” kata Eko.

Campuran oli tersebut kemudian disuling untuk dijadikan oli pelumas, oli mesin, oli gardan dan oli hidrolik. Eko menambahkan, aktivitas pelaku juga tanpa dilengkapi surat izin industri.

Oli hasil olahan tersebut kemudian dikemas dengan menggunakan jerigen warna hitam dan warna kuning ukuran 1 liter. Botol kemasan plastik itu lalu diberi stiker merk Vesh dan Flash.

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa 29 drum berisi oli bekas, 48 drum oli hasil sulingan, 11 dus oli kemasan merk Vesh ukuran 500 mililiter, 107 dus oli kemasan merk Vesh ukuran 1 liter dan puluhan oli lainnya.

Atas tindakan itu, tersangka dijerat dengan Pasal 24 ayat (1) UU No 5 Tahun 1984 tentang perindustrian atau Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf a dan e jo Pasal 9 ayat (1) huruf a dan c UU No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Iklan

Tentang oliindustri

Distributor Resmi pelumas/oli sektor industri
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , . Tandai permalink.